Modus Penipuan Kerja : Motor, Handphone dan Uang
Bedasarkan pengalaman pribadi, ane melamar kerja bersama sohib di salah satu perusahaan rumah makan cepat saji bernama L***S F**** C****** (LFC). Singkat cerita kami dipanggil interview pada 04 September 2018 di Cabang LFC Cipayung. Ternyata kata PAK ASEP yang saat itu ingin menginterview kami sedang ada halangan di jakarta otomatis interview harus dilaksanakan esok harinya (Disitu kami belum curiga sedikit pun).
Pada 5 September 2018 kami disuruh ke LFC cabang cipayung... Kami melihat bahwa cabang tersebut sudah terisi lowongan. Setelah dikonfirmasi kembali dengan PAK ASEP ternyata kami disuruh ke LFC cabang cisarua. setelah di cabang cisarua kami temukan bahwa lowongan sudah penuh. Dikonfirmasi kembali dengan pak asep kami harus menemui PAK RUSTAM di LFC cabang Puncak.
Ketika di LFC cabang puncak kami bertemu dengan pak rustam yang mengaku sebagai adik Pak Asep, Disana kami diajak ngobrol ke dalam LFC cabang puncak sembari disuguhi minuman es jeruk oleh Pak Rustam. Disana kami tidak menemui sedikit pun keganjilan karena melihat karyawan yang hanya berjumlah dua sedangkan di cabang sebelumnya banyak terisi 5 karyawan.
Alhasil kami diterima dengan syarat JUJUR, MAU KERJA DAN DIPERCAYA. Kami disuruh bekerja pada jam 10.00-21.00 di LFC cabang puncak. Kami setuju dan siap namun ternyata karena kami berasal dari daerah bogor selatan dan memerlukan waktu sejam lebih untuk mencapai LFC cabang puncak. Maka ia menyarankan untuk mencari Kos-kosan/kontrakan di sekitar LFC cabang puncak. Kami sempat nego untuk mendapatkan mes atau beristirahat di dalam toko.
Namun, Ia(Pak Rustam) menceritakan bahwa LFC cabang Cilendek mengalami kebangkrutan karena dicuri besar-besaran oleh karyawan yang disuruh tinggal di dalam toko. Alhasil kami tidak diijinkan untuk tinggal di dalam toko dan disuruh untuk mencari kontrakan saja.
Kami berdua meminta waktu sehari untuk memikirkan dan mempersiapkan diri namun pak rustam meyakinkan kami untuk esok hari langsung kerja. Alhasil kami langsung pulang ke rumah dan mempersiapkan hari esok.
Pada 6 September 2018 kami disuruh menemui pak rustam di LFC cabang puncak. Pada jam 10:00 WIB kami berangkat menuju LFC cabang puncak dan ketika ditengah perjalanan sebelum LFC cabang puncak kami disuruh berhenti oleh pak rustam yang sudah menunggu kami di pinggir jalan.
Ia (Pak Rustam) menyuruh kami untuk mencari kontrakan terlebih dahulu karena hari ini akan disuruh kerja... Dalih tersebut kami percaya setelah sebelumnya dibayarin makan di warung makan. Setelah itu, kami diajak mencari kontrakan. Di tengah perjalanan pak rustam meninggalkan kami jauh ke depan dan tiba-tiba sudah ada di sebuah gang jalan raya puncak bersama tukang ojek.
Pak rustam menyuruh kami untuk masuk ke dalam gang guna mencari kontrakan bersama tukang ojek. Di kontrakan pertama berukuran kecil dengan kamar mandi di hargai Rp.800.000. Hal tersebut membuat kami kebingungan dan menolak tawaran kontrakan tersebut. Pak rustam lalu mencari lagi kontrakan di salah satu gang lagi yang berdekatan dengan gang kontrakan (pertama) sebelumnya.
Pak Rustam menemukan kontrakan kedua dengan ukuran yang cukup besar dan telah terisi barang-barang yang bisa kami pakai (seperti : Kulkas, lemari, kasur, tv dan lain-lain) dengan harga Rp.800.000 membuat kami agak sungkan menolak. Akhirnya kami disuruh membayar Rp.300.000 tapi ane dan sohib hanya memberi masing-masing Rp.150.000 sisa kekurangan katanya ditanggung pak rustam.
Setelah adzan dzuhur berkumandang, Ane disuruh pak rustam ke pasar bersamanya untuk membeli bahan baku yang katanya belum keangkut kedalam mobil. Alhasil ane ke pasar bersama Pak Rustam dengan motornya.
MODUS PENIPUAN KERJA : MENGAMBIL HANDPHONE SECARA TIDAK SADAR
Di bawah tangga Pasar Ciawi Pak rustam menyuruh ane untuk membeli pulsa di konter seberang pasar. Sebelum menyuruh membeli pulsa, Pak Rustam meminjam HP ane untuk mengirim pesan kepada temannya. Ane dengan percayanya kasih tuh hp dengan sukarela dan langsung pergi ke konter untuk membeli pulsa.
13:00
Selesai membeli pulsa ane kasih tuh hp Pak Rustam dan duduk di tangga pasar ciawi. Hp ane lagi dipake chat-an oleh Pak Rustam. (Mungkin merasa terganggu) Akhirnya pak rustam nyuruh ane membeli minum di warung dekat tangga, Setelah itu, ane diajak ngobrol (Disana ane udah ga fokus ke hp karena diajak ngobrol) Singkat cerita Pak Rustam menyuruh ane untuk menunggu dia di tangga pasar (Katanya) mau ambil bahan baku di dalem pasar. (Dengan polosnya) Ane iyain suruhannya dan diem menunggu. Ane terdiam berjam-jam sampai jam 17:00 WIB seorang PKL (Pedagang Kaki Lima) menghampiri dan bertanya "Kenapa dari siang masih disini?" yaudah ane cerita tuh kejadian diatas. Ia menyarankan ane untuk pulang dan meyakinkan bahwa ane sedang ditipu. Ane langsung pulang ke rumah.
18:00
Sesampainya di rumah ane langsung buka facebook dan mendapati bahwa facebook ane agak acak-acakan serta melihat pesan terkirim kepada sohib ane yang ada di kontrakan cisarua, seperti inilah pesannya :
Ane langsung lacak posisi hp melalui Google dan ketemulah posisi hp ane ada disini
Sesudah itu ane langsung chat sohib ane yang di kontrakan cisarua ternyata ia sekarang ada di Polsek Cisarua dan mengabarkan bahwa ia juga ditipu dan kehilangan motor. Disaat yang bersamaan posisi hp ane sudah tak terlacak lagi.
19:00
Ane berangkat menuju Polsek cisarua bersama beberapa rekan, Sampai disana ternyata sohib ane sedang di TKP kata polisi yang berjaga di Polsek Cisarua. Alhasil ane menunggu ia berjam-jam di Polsek Cisarua.
23:00
Sohib ane datang membawa barang-barang yang kami bawa sebelumnya. Ia menyatakan keterangan tentang bagaimana motornya bisa dicuri dengan mulus. Setelah itu Ia mengurusi surat kehilangan motor dan Pulang bersama-sama dengan ane pada malam itu juga.
MODUS PENIPUAN KERJA : MENGAMBIL MOTOR SECARA TIDAK SADAR
Ane utarakan beberapa kejadian diatas benar-benar diluar dugaan bahkan sebelumnya sohib ane sudah ngecek beberapa kejelasan tentang pekerjaan itu walaupun sebenarnya ane punya rasa curiga tapi dilihat dari cerita yang ane jabarkan diatas mungkin ente bisa pahami sendiri kan bagaimana semua ini sudah terencana.
13:00
Pak Rustam melalui facebook ane menge-chat seperti gambar diatas, bedasarkan chat diataslah sohib ane mempercayakan motornya pada Pak Rustam.
16:00
Pak Rustam datang ke Kontrakan dan menjelaskan bahwa motor yang ia pakai sedang digunakan oleh kakanya (yang katanya bos LFC cabang Cipayung) Alhasil ia harus meminjam motor sohib ane untuk menjemput karyawan di Baranang Siang. Dan menjelaskan bahwa ane sedang bekerja di LFC cabang puncak. Sohib ane dengan percaya memberikan kunci motor dan STNK (Karena takut kena razia polisi) Alhasil setelah itu motor dibawa pergi entah-berantah.
17:00
Belum ada kabar dan sohib ane langsung mencari ane ke LFC cabang puncak. Menurut pernyataan karyawan disana bahwa Pak Rustam bukanlah siapa-siapa melainkan hanya pelanggan biasa dan tidak didapati ane ada disana. Dengan keadaan panik seperti itu akhirnya sohib ane pun pergi melapor ke Polsek Cisarua.
MODUS PENIPUAN KERJA : MENGAMBIL UANG SECACARA TIDAK SADAR
Pak Rustam sebelumnya menyuruh kami untuk membayar kontrakan yang seharga Rp.800.000 Namun karena kami tidak mempunyai uang banyak maka kami hanya menyerahkan masing-masing Rp.150.000 jadi total uang yang kami berikan kepada Pak Rustam adalah Rp.300.000 Lalu Pak Rustam pergi menemui Si Ibu yang mempunyai kontrakan.
Ternyata setelah sohib ane melapor ke Polsek Cisarua, Sohib ane langsung berusaha mengembalikan uang kontrakan. Namun, Pak Rustam ternyata tidak memberikan uang sepersen pun kepada Si Ibu Kontrakan. Alhasil, Pak Rustam berhasil mengambil uang kami yang seharga Rp.300.000.
Setelah itu kejadian berlanjut ke cerita sebelumnya diatas.
Buat ente yang lagi nyari kerja, ane harap kejadian diatas tidak dapat terulang kembali dan kita ambil hikmahnya saja dari kejadian diatas bahwasannya kita harus lebih teliti lagi dalam mengambil setiap tindakan. Untuk menghindari penipuan kerja ada baiknya perhatikan hal berikut :
- NAMA PERUSAHAAN (Biasanya Nama tidak tercantum dialamat google namun bila tercantum maka ente harus selidiki si pemberi kerja)
- ALAMAT PERUSAHAAN (Biasanya alamat tidak tercantum dengan jelas seperti memberi patokan pada tempat kerja dan sebagainya, gunakan google maps agar kita dapat memastikan tempat kerja kita)
- PENERIMAAN KERJA (Bagaimana perusahaan itu menerima kerja, apalagi perusahaan besar pastilah profesional dalam menerima karyawan tidak seperti kejadian diatas)
- BARANG BEHARGA (Selamatkan barang-barang anda dalam modus penipuan apapun dan yang terpenting adalah simpan baik-baik hal-hal yang sangat beharga bagi ente agar kejadian yang ane alami tidak terulang kembali)
Sekian cerita ane semoga dengan ini ente semua dapat mengambil hikmah dan tidak mengulangi lagi kejadian yang ane alami tersebut.
MARI BUDAYAKAN
SHARE JIKA BERMANFAAT
KOMEN JIKA SELESAI MEMBACA



No comments: